Khutbah Idul Adha Singkat 1442 H/2021: Perintah Kurban dalam Surah Al Kautsar

Mengawali khutbah ini marilah kita bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat-Nya, bershalawat kepada nabi Muhammad: اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد. Selanjutnya mari kita tingkatkan taqwa kepada Allah SWT.

 

Ma’asyiral muslimin rahimakuullah

Ketika Allah menyampaikan kepada nabi Muhammad SAW bahwa beliau diberikan nikmat yang banyak maka Allah menyertakannya dengan perintah menunaikan shalat dan kurban. Allah SWT berfirman:

إِنَّا أَعْطَيْناكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Sesungguhnya Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS Al Kautsar: 1-2)

Ayat ini mengandung pesan dan pelajaran yang sangat penting bagi kita sebagai orang beriman:

1. Bahwa nikmat-nikmat Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kita sudah selayaknya kita sambut dengan rasa syukur, tidak cukup hanya mengucapkan Alhamdulillah namun juga dengan cara melakukan amal-amal sholeh.

Nikmat yang Allah berikan kepada kita sungguh sangat banyak. Tiada detik yang kita lalui dalam kehidupan ini kecuali nikmat Allah mengalir dalam tubuh kita, sekali pun di saat kita sakit, sedih, dalam situasi pandemi atau bahkan saat kita mendapat ujian yang sangat berat. Karena itu Allah mengingatkan:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لا تُحْصُوها

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” (QS. Ibrahim: 34)

2. Saat melakukan amal sholeh, hendaknya kita selalu memantapkan niat bahwa kita melakukannya karena menjalankan perintah Allah SWT dan tujuan kita melaksanakannya hanya untuk mengharap balasan, rahmat dan ridha dari Allah SWT, bukan karena berharap pujian, simpati atau balasan dari manusia. Dan ini merupakan bentuk aktualisasi dari ikrar yang selalu kita ulang-ulang dalam shalat kita:

إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيايَ وَمَماتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

“Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam”

3. Amal sholeh tidak hanya berkaitan dengan dimensi mu’amalah ma’aLlah dalam artian ibadah shalat atau ibadah-ibadah lainnya yang langsung berhubungan dengan Allah SWT, namun juga mu’amalah ma’annas yaitu berupa kebaikan dan manfaat-manfaat yang bisa kita berikan untuk ummat manusia. Maka ketika kita diperintahkan untuk shalat dan berqurban karena berharap ridha Allah, kita juga diperintahkan untuk membagi-bagikan daging qurban tersebut kepada orang lain, baik kepada keluarga, tetangga, sahabat dan lain sebagainya. Maka dengan demikian kita juga diajarkan untuk tidak hanya baik kepada Allah namun juga harus baik kepada sesama ummat manusia.

Mudah-mudahan khutbah singkat ini bermanfaat bagi kita semua

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Selengkapnya...

Khutbah Idul Fitri 1441 H; Hari Raya di Tengah Ujian Covid-19

Khutbah 1


اللهُ أَكْبَر 3x، اللهُ أَكْبَر 3x، اللهُ أَكْبَر 3x.
اللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلهِ كثيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأصِيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ، اللهُ أَكْبَرْ وَ للهِ اْلحَمْدُ
اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ،
أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،
اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّد وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنا مُحَمّدٍ
Selengkapnya...

Saat Dua Kelompok Mu’min Bertikai


Suatu saat Rasulullah SAW berangkat mengunjungi Abdullah bin Ubay dengan mengendarai himar, sahabat-sahabat ikut mengiringinya.

Sesampai ditempat berkata : “Enyahlah dariku, demi Allah, bau himarmu ini sudah menggangguku.”

Seorang sahabat, Abdullah bin Rawahah, dari kaum Anshar menjawab: “Demi Allah, sungguh himar Rasulullah (SAW) lebih wangi dari pada kamu”

Pengikut Abdullah bin Ubay pun marah, tidak menerima ucapan sahabat Anshar tersebut. Sementara sahabat-sahabat Abdullah bin Rawahah juga emosi melihat reaksi Abdullah bin Ubay dan pengikutnya. Maka terjadilah perang adu jotos, sandal dan pelepah kurma di antara kedua pihak.

Selengkapnya...

10 Sekolah SD Islam Favorit di Sekitar BSD, Alam Sutera dan Gading Serpong

Sekolah-sekolah Islam dengan system manajemen yang rapi, kurikulum yang bagus, lingkungan yang nyaman, fasilitas yang lumayan dan akses yang mudah kini menjamur di sekitar wilayah BSD, Alam Sutera dan Gading Serpong. Bagi banyak orang tua dan siswa, sekolah dengan kriteria-kriteria tersebut menjadi sekolah idaman dan favorit. Nah, tentu saja ini menjadi kabar baik untuk para orang tua yang mendambakan pendidikan sekolah yang Islami bagi anak-anak kesayangannya.

Lalu sekolah mana saja yang favorit tersebut?

Selengkapnya...