Ada kesalahan di dalam gadget ini

Nabi Ibrahim Tegas Menolak Kekufuran

Nabi Ibrahim hidup di tengah kaum penyembah berhala. Bahkan ayahnya sendiri, Azar, adalah pemahat berhala. Namun nabi Ibrahim berbeda dengan orang-orang di lingkungannya. Ia tidak menyembah makhluk, sebab itu merupakan bentuk kekufuran terhadap Sang Khaliq (Pencipta).

Nabi Ibrahim tidak ‘berbasa-basi’ dengan kekufuran, ia dengan tegas menolaknya, baik terhadap kaumnya bahkan sekali pun terhadap ayahnya.

Di dalam QS Al Mumtahanah ayat 4 disebutkan bahwa nabi Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya merupakan contoh yang baik bagi orang-orang beriman, terutama dalam konteks penolakan terhadap kekufuran.

Selengkapnya...

Hatib bin Abi Balta'ah, Sahabat yang Pernah Dicurigai Berkhianat

Rasulullah SAW pernah mengutus Ali bin Abi Thalib, Zubair dan Miqdad ke sebuah kebun di antara Makkah dan Madinah utk menyita surat dari seorang perempuan. Setelah didapatkan, surat tsb dibawa kepada Rasulullah SAW. Ternyata surat tsb ditulis oleh seorang sahabat pejuang perang Badar bernama Hatib bin Abi Balta'ah, yg ditujukan kpd orang musyrik Makkah. Di dalamnya ada bocoran rencana pembebasan kota Makkah oleh Rasulullah SAW.

Selengkapnya...

Hikmah Musibah Bagi Orang Muslim


Semua musibah (ujian) yang menimpa seseorang, baik pada dirinya sendiri, harta atau anaknya, dll... terjadi atas izin, kehendak dan ketentuan Allah SWT.

Jika orang mukmin menghadapinya dengan sabar, berharap ridho Allah SWT dan menerima ketentuan Allah maka Allah akan memberi petunjuk ke dalam hatinya
Selengkapnya...

Apa itu Shalawat? Ini Penjelasannya

Shalawat (صلوات) adalah bentuk jama’ (plural) dari kata “shalah” (صلاة), bisa juga dibaca “shalat”, kata yang biasa dipakai untuk ibadah “shalat.” Oleh karena itu orang Arab biasa menggunakan kata “shalat” (صلاة) untuk menyebut shalawat, sebagai contoh sabda Rasulullah saw:

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً

“Sesungguhnya orang yang paling dekat dariku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalat (bershalawat) kepadaku.” (HR. Baihaqi).

Selengkapnya...