Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jaminan Keselamatan Dalam Islam

Saya terkejut saat berdialog dengan seorang ibu yang murtad dari agama Islam dengan alasan mencari keselamatan. Katanya, agama barunyalah satu-satunya agama yang menjamin keselamatan manusia menuju surga, sementara Islam tidak, “Tidak ada keselamatan di dalam Islam,” katanya.

Saat saya mencoba menjelaskan, ibu itu malah menutup dialog dengan melontarkan sebuah tantangan: “Coba cari dulu dalilnya di dalam Al-Qur’an dan Hadits, baru kamu ngomong. Tapi yakinlah, pasti tidak ada.” katanya meyakinkan saya. Dalam hati saya berkata: Jangan-jangan ibu ini pernah salah dalam memahami ayat atau menerima penjelasan yang keliru tentang keselamatan di dalam Islam.

QS. 19 Maryam: 71 memang kadang dijadikan rujukan oleh sebahagian orang untuk menyimpulkan tidak adanya keselamatan di dalam Islam. Ayat tersebut – sesuai terjemahan Al-Qur’an versi terbitan Pena – berbunyi: “Dan tidak seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Dan itu bagi Tuhanmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan.”

Kalau memang ayat ini menunjukkan tidak adanya keselamatan di dalam Islam, lalu kenapa para pemeluknya, lebih-lebih tokoh agamanya, masih bertahan menjadi pemeluk Islam? Apakah karena mereka pura-pura tidak tahu? Atau punya alasan lain?

Yang jelas, ayat tersebut tidak menunjukkan bahwa semua manusia akan disiksa di neraka, tidak!

Perlu diketahui bahwa kata “mendatanginya” di dalam terjemahan ayat tersebut diterjemahkan dari kata “waariduhaa,” yang mempunyai beberapa makna: masuk, mendatangi, melewati.

Dengan berpedoman pada riwayat yang bersumber dari Ibnu Mas’ud, ahli tafsir Ibnu Katsir di dalam tafsirnya menjelaskan ayat tersebut bahwa manusia akan mendatangi neraka dan berdiri di sekitarnya. Di atas neraka itu ada titian shirat yang akan mereka lewati. Bagaimana mereka melewatinya, itu sesuai dengan amal masing-masing di dunia. Di antara mereka ada yang melewatinya dengan kecepatan laksana kilat, angin, burung, kuda pilihan… hingga ada yang merangkak.

Ibnu Jarir juga meriwayatkan, bahwa ketika manusia melewati titian shirat tersebut para malaikat berdoa: “Ya Allah, selamatkanlah.”

Nah mereka yang bisa melewati titian inilah yang dimaksudkan oleh ayat 72 dari QS Maryam.

Riwayat di atas, seperti ditegaskan oleh Ibnu Katsir, didukung juga oleh hadits-hadits lain termasuk hadits shahih Bukhari dan Muslim.

Lalu bagaimana dengan nash keselamatan di dalam Islam?
Sebelumnya, perlu ditegaskan, bahwa yang dimaksud dengan keselamatan disini adalah keselamatan dari api neraka dan bisa masuk surga.

Penjelasan tafsir ayat di atas dan kelanjutan ayat sesudahnya sebenarnya sudah cukup untuk menyimpulkan adanya keselamatan di dalam Islam. Namun masih banyak lagi ayat dan Hadits yang menjelaskan keselamatan tersebut secara lebih tegas. Sebahagian di antaranya adalah:

1. “Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (QS. Al-Baqarah 25)

2. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berbuat baik (amal shaleh) bagi mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal” (QS. Al-Kahfi: 107).

3. "Orang-orang yang beriman dan dan berbuat baik, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?" (An-Nisaa': 122).
Masih ada belasan ayat lagi yang menjelaskan keselamatan ini.

Sementara di dalam hadits antara lain:
1. Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim dari Ubadah bin Shamit bahwa Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah Yang Esa, tidak ada sekutu baginya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, dan (bersaksi bahwa) Isa (Yesus) adalah hamba Allah dan rasul-Nya, dan kalimat-Nya yang Dia tiupkan kepada Maryam serta ruh dari-Nya, dan (bersaksi bahwa) surga dan neraka itu benar, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga sesuai kadar amalnya."

2. Dari Anas ra, Nabi Muhmmad Saw bersabda: "Tidak seorang pun yang bersaksi dengan ketulusan hati bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, melainkan Allah akan mengharamkannya dari api neraka." (HR. Bukhari Muslim).

3. "Siapa yang mengucapkan di akhir hayatnya LAA ILAAHA ILLALLOOH (tiada tuhan selain Allah), niscaya dia masuk surga."
Dan hadits-hadits lainnya.

Demikianlah jelasnya jaminan keselamatan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad Saw. Lalu, masih adakah keraguan bagi kita untuk menyelamatkan diri dari nyala api dan berlari menuju surga yang dijanjikan? Semoga petunjuk Allah selalu menyertai kita.
Wallahu a'lam...

42 komentar:

Anonim mengatakan...

yuppp..........aku setuju dengan kamu...kita perlu sadari kalo islam bener2 adil jadi kalo masuk surga sudah ada jaminan,tp orang yg berdosa harus tetap diadili diakhirat baik itu orang islam maupun non islam...itulah agama yg benar dan adil...masak orang salah ngk diadili itu namanya malah agama sesat...apalagi langsung nyosor masuk surga kan lucu

Anonim mengatakan...

Akulah jalan, kebenaran dan hidup, tidak seorangoun sampai kepada bapa kalau tidak melalui Aku (Yesus).

Tidak ada seorang Nabi pun bisa berkata begitu kecuali YESUS..........

Anonim mengatakan...

Hadits Rasulullah : Barang yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ; LAILAHA ILLALAH, maka dia masuk surga.(HR.Abu Daud dikatakan Shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misy katul mashobih no.1621.

nah untuk membuktikan hal itu,, APAKAH MUHAMMAD MASUK SURGA...???? DIMANA MUHAMMAD SEKARANG INI...? TERBUKTI Muhammad berada dalam siksaan kuburan Medinah, ini kenyataannya.
Penulis sudah kekuburan Muhammad dan sudah melihat keberadaan Muhammad.

Berarti apa yang dikatakan Muhammad semua pembohong penipuan dalam islam. Bin ajaib nabi Muhammad yang membawa ajaran islam dan Al Qurannya kok gak selamat,,>ini namanya agama palsu dalam penipuan agama, ternyata agamanya tidak mempunyai kepastian apakah merekah selamat atau tidak...dimana jaminan keselamatan islam itu. Lihat aja pada nabimu dimana dia berada...? dan bangaimana pengikutnya...?

Baca aja A; Quran mu hei islam...dan banyak lakukana doa syalawat nabimu 5x sehari untuk keselamatan Muhammad....nah ini buktinya kan muslim sedang berdoa bagi keselamatan Muhammad...berarti dia belum selamat...dan bagaiman pengikutnya..??sesama nasib dengan nabinya.

Anonim mengatakan...

DIDALAM ISLAM MEMANG TIDAK ADA KESELAMATAN.

Mereka berdoa ya Allah selamatkan aku, tetapi bentuk Allah yang mana...? nah buktinya Muhammad yang membawa ajaran islam ternyata dia sendiri tidak selamat, dan umatnya sedang sholat 5x sehari dan berdoa syalawat nabi semoga Muhammad dapat diselamatkan...ini kan nyata...nabinya aja gak selamat...bagaimana islam bisa membuktikan...bentuk Awlloh yang mana dapat menyelamatkan muslim..?

Lihat aja ke Medinah disana ada Muhammad terkubur....dia yang membawa al quran dan ajaran islam katanya rahmat bagi manusia, peluklah islam AGAR KAMU SELAMAT, DIA SENDIRI YANG BERKATA BAGI UMATNYA, TERNYATA DIA SENDIRI TIDAK SELAMAT...? berarti memang didalam islam tidak mempunyai jaminan agar jika mengikuiti agar selamat...kan lucu TERIAK HEI BANGSA KAFIR MASUK ISLAM AGAR KAMU SELAMAT, LALU DIJAWAB OLEH KAFIR, APAKAH ENGKAU SELAMAT HEI MUHAMMAT.

muhammad membisu dan tertanam dalam siksaan kuburan...inilah nama islam agama sakit jiwa seperti nabinya berpenyakit jiwa ngaku rasulullah...tetapi akhir hidupnya kita mengenal jata dirinya ternyata nabi palsu.

Anonim mengatakan...

astgfrlh,
aku ga mau berkata apa2 pada kamu2 SESAT. .
kalo emg PEngetahuan mu SEDANGKAL pantat mu wahai ORANG2 SESATTT. .
trsera kamu. .
kenapa orang2 kristen tak menghargai agama islam. .
kita islam tak berkata2 kayak anak kecil kayak kamu !!
hhhaha dasar BOCAH

Irton Madika mengatakan...

memang tidak adil kalau Tuhan memberikan keselamatan begitu saja bagi orang2 yang berdosa, tetapi ingat Tuhan Yesus telah mengorbankan diriNya untuk menebus dosa manusia. jadi adilkan..

Ihsan AM Hasiboean mengatakan...

@All:
Semua agama mengajarkan ummatnya agar menyebarkan kebaikan kepada sesama manusia, bukan justru saling hujat, mencaci dan menyakiti. Karena itu mari bersama2 menciptakan dialog yang sehat. Kalau ingin mengkritisi, sampaikan dengan cara yang logis dan adil, bukan asbun.

@Irton Madika:
Sebelumnya maaf:
"Seorang anak berbuat salah pada ayahnya. Untuk memaafkan si anak, si ayah harus menyiksa diri sendiri."

Bagi saya, cerita ini adalah analogi yang tepat buat konsep pengampunan dosa yang sdr kemukakan di atas.
Bagi sdr mungkin ini adil dan masuk akal, tapi bagi saya justru sebaliknya.

Anonim mengatakan...

Label agama tidak akan menyelamatkan manusia dari neraka. Hanya Isa Almasih lah yang dapat menjaminnya.
kunjungi http://faithbookz.blogspot.com
-Fajaryehuda-

Anonim mengatakan...

@IIhsan

Si ayah sangat mengasihi anaknya, namun anaknya tersebut diculik oleh seorang penjahat karena anaknya itu memustuskan untuk percaya pada perkataan penjahat itu. Untuk membeaskan anak yg dikasihinya itu, si ayah datang ke tempat penjahat itu dan membawa seluruh hartanya bahkan nyawanya sendiri sebagai tebusan bagi anak yg dia kasihi itu.

Sang ayah = Allah
anak = manusia
Penjahat = Iblis & kuasa maut.

Klau mau buat perumpamaan anda harus ngerti latarbelakang masalahnya, jadi nggak salah tafsir. :)

GBU.

-fajaryehuda-

Anonim mengatakan...

Tuhan Yesus teramat baik. saking baik nya samapai2 kita gka bisa memahami kebaikanNya..

Anonim mengatakan...

beberapa perbedaan nyata yang simpel aja kenapa kebenaran ada dalam agama kristen yaitu:

1.Yesus Kristus (ISA AL MASIH) dilahirkan dari roh kudus seorang rahim perempuan perawan yg bernama Maria dan punya kuasa seperti menyembuhkan orang yang sakit,lumpuh serta membangkitkan orang yang telah mati dll (tertulis di Alkitab).

2.Banyak ajaran Yesus Kristus yang sangat mulia tertulis didalam ALKITAB seperti "kasihilah sesamamu manusia termasuk musuhmu seperti dirimu sendiri, berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu karena dengan demikianlah kamu akan menjadi anak-anak Bapamu (Allahmu) yang di sorga yang menerbitkan matahari bagi orang jahat dan orang baik".
"Jikalau kamau mengampuni kesalahan orang.Bapamu (Allah) yang disorga juga akan mengampuni kamu".
dan masih banyak lagi ajaran Yesus Kristus yg bisa dilihat/dibaca di Alkitab (Injil Lukas,Matius,Yakobus,Kolose,Imamat,Efesus,Yohanes,Markus).

3.Tidak ada kata Murtad dalam agama kristen dimana apabila seorg kristen beralih ke agama lain tidak akan disakiti,dibunuh sedangkan jika seorg Muslim yg beralih ke agama kristen akan disebut murtad lalu dibenci,disakiti,diusir malahan dibunuh.

dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan di forum ini.

GBU.

Anonim mengatakan...

Bagaimana bisa Percaya perkataan yesus kalau dia sendiri ngomong dalam yohanes 5:31:
Kalau aku bersaksi tentang diriku sendiri, maka kesakaianku itu tidak benar.

Sadarlah wahai orang bebal, masa mau mempertuhankan manusia.

AMan Hasiboean mengatakan...

@fajaryehuda (18 okt 2011); saya percaya sdr fajar yakin bhw TUHAN itu mahakuasa. tp sayangnya analogi 'pengorbanan' yg sdr brikan itu jelas2 menyematkan sifat lemah pada tuhan.

AMan Hasiboean mengatakan...

@All, yg mengutip alkitab:
Mohon maaf, permasalahan muslim dengan alkitab adalah muslim "sudah tidak percaya lagi" bhw alkitab yang skarang masih asli. Ini dikuatkan dengan adanya fakta revisi alkitab setiap tahunnya di setiap negara. Ditambah lagi adanya perbedanan & kontradiksi2 antara satu versi injil dengan yang lainnya.

Anonim mengatakan...

ngakunya beragama tapi malah menbarkan kebencian,lebih baik pd saling korekai diri apa kalian beragama yang judulnya menebarkan kasih sayang

Anonim mengatakan...

Apakah arti keselamaatan? Selamat dari apa? Neraka? Yg bagaimana?
Apakah arti surga?
Surga bukan tempat. Surga adalah keadaan dimana allah hadir.
Tempat seindah apapun juga tanpah allah hadir disana namanya neraka.

Surga yg dibayangkan islam adalah suatu tempat yg indah
Dengan berbagai kenikmatan, terutama sex.
Tetapi tetap saja Allahberada nun jauh disana!
Allah hanya menyediakan tempat indah dengan kegiatan sex melulu
Coba bayangkan kalau anda hidup detik demidetik sex melulu
Dengan kekuatan 100 laki laki dan perempuan bisa bertahan hubungan sex
Selama bertahun tahun, apakah bukan kecelakaan?
Alangkah bosannyaf, jika tiap orang mengexploitir orang lain dalam kegiatannya
Menurtu ssya itu adalah siksa neraka!
Yg sepertiitubukan keselamatan malah kecelakaan. Setuju.
Apakah klian masi maumasuk keneraka dunia itu?
Jika tidak tinggalkanlah.

Anonim mengatakan...

Kalau surga adalah kehidupan bersama Allah, apakaah kita yang berdosa ini
layak hidup denganNya?
Apakah Allah tidak jijik jika hidup bersama kita yang kotor ( tidak suci ) ini?
Bisakah kesucian Allah ternoda oleh kekotoran kita?
Murka Allah akan dosa, tidak dapat kita anggap remeh.
Bagai mana kita dapat menyelesaikan masalah ini dengan Allah?
Apakah dengan kita berbuat amal?
Seperti seorang gembel dipinggir jalan yg hanya tahu kebersihan menurut versinya, dia membersihkan diri dengan caranya. Sesudah itu, dapatkah anda menerimanya untuk duduk di sofa rumahmu? Tentu tidak bukan. Demikian pula dengan Allah.
Jadi?
Anda hrs keluar dari rumshmu, bersihkan dia dengn sikatmu, sampomu, sabunmu, airmu. Sesudah itu berikan pakaian bersih, baru boleh masuk rumahmu, bukan?
Nah itulah yg dilakukan Allah melalui yesus, nabi isa.
Karena itu dia berkata " akulah jalan dan kebenaran dan hidup,
Tak seorangpun sampai kepada Bapa tanpa melalui aku"
Perhatikan ini. Inilah yg disrbut keselamatan.

Anonim mengatakan...

Setan bisa aja menyebut 'LAILAHA ILLALAH' KALAU HAYA MENYEBUT KATA ITU SEMUA MANUSIA DAPAT MENGATAKAN, tetapi perlu pembuktian....?

lihat aja pembuktian keselamatan muhammas nabimu, kan sedang didoakan oleh umat muslim 'SYAHLAWAT SALAM BAGI KESELAMATANNYA..????

Jadi jelas keselamatan dalam islam tidak ada...?
Muhammad aja tertanam dalam kuburan....?berati kuburan itu adalah keselamatan muslim.

Anonim mengatakan...

tenang semua, besok kita pasang AC di neraka

Anonim mengatakan...

haduh ribut mulu nih forum knapa yg ribut cman islam dan kristen lihatlah agama lain yg tetap damai dan pandai menjaga perasaan orang lain jgn ribut karna masalah pribadi ! agama adalah masalah pribadi yg menurut keyakinan kita benar sbg contoh ada orang bertanya tuhan kamu berapa aa yg mnjawab 1 ,2 /3 coba klo yg jawab orang seluruh dunia klo di total berapa ?
semua tergantung pd keyakinan pribadi jangaN menghujAT AGAMA siapapun terserah yg mau masuk surga silahkan yg mau masuk neraka ya mangga nggak ada yg melarang terserah mau masuknya pke cara apa dan hasil apa yg di dapat !

Anonim mengatakan...

Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN. Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati. Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. (Amsal 16 : 1-3)


Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. (Yohanes 5 : 41-43)

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." (Roma 1 : 16-17)

Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.
(Mazmur 25:12)

Anonim mengatakan...

Betapa pedih hati saya ketika membaca Yesaya 64:6 yang menyatakan bahwasanya manusia adalah najis adanya, dan perbuatan baik dan kesalehan manusia dalam pemandangan Allah bagaikan kain kotor. Sedangkan setau saya, manusia lah makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia, hanya manusia yg diberkahi akal untuk berfikir. Untuk apa Allah menciptakan manusia bila tiada guna dan hanya sebagai pendosa? Lantas apalah gunanya saya berbuat baik di dunia jika pada akhirnya yang saya butuhkan hanyalah percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Allah? Apakah benar semudah itu, kita dapat masuk surga-Nya walaupun kita berbuat buruk di dunia? Toh pada akhirnya, kita pasti selamat kan? Jadi? Apa sebenarnya tujuan hidup ini? Berbuat baik percuma, berbuat buruk pun pasti masuk surga.

Anonim mengatakan...

bagi Allah SWT kemungkaran yang besar adalah "bahwa Allah mengangkat bagiNYA seorang anak."

Anonim mengatakan...

Fakta di negara2 barat, gereja makin sepi dan byk yg mjd ateis atau masuk Islam krn mereka sdh tdk percaya doktrin trinitas. Lalu kebanyakan orang kristen yg msk Islam itu adl para pentolannya (yg benar2 mencari Tuhan) tp fakta membuktikan orang islam yg masuk kristen adl orang2 miskin yg dibodoh2i dg indomi..

Anonim mengatakan...

Didalam Alkitab, tidak ada satupun ayat yang menyatakan mengenai doktrin Trinitas atau Tritunggal.
Umat Kristen sekarang hanya melandasi dogmanya itu dengan Surat Kiriman Yahya Pertama 5:7 yang pada Alkitab versi King James terbitan 1611 berbunyi :

"Karena tiga yang menjadi saksi disurga, yaitu Bapa dan Firman dan Rohul Kudus, maka ketiganya itu menjadi satu; dan ada tiga yang menjadi saksi dibumi, yaitu Roh dan air dan darah, maka ketiganya itu menjadi satu tujuan."

Tetapi pada bagian : "Bapa, Firman dan Rohul Kudus, maka ketiganya menjadi satu." pada versi Revised Standard 1952 dan 1971 telah dirobah, demikian pula didalam beberapa Bible lainnya, karena dianggap sebagai 'Komentar yang telah melampaui batas terhadap teks Yunani."

Yahya I 5:7 dan 8 menurut New American Standard, tertulis sbb :
"Dan itulah Ruh yang menjadi saksi, oleh sebab Ruh adalah suatu kebenaran. Karena disana terdapat Tiga yang menjadi saksi, yaitu Ruh dan Air dan Darah, dan ketiga-tiganya didalam persesuaian."

Begitu juga dalam The World Translation of The Holy Scriptures yang dipakai oleh saksi-saksi Yehowa (Jehovah's Witness), dapat dijumpai sbb :

"Oleh karena disana terdapat tiga yang menjadi saksi; yaitu Ruh, dan air dan darah, dan ketiganya adalah didalam persesuaian."

Jadi jelas sudah bahwa Konsep Trinitas itu sendiri tidak tercantum, baik didalam Bible mapun dalam kamus-kamus Bible.

Ia sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Yesus, dan Trinitas sama sekali tidak pernah disinggungnya. Semua rumusan Trinitas yang ada itu berasal dari Antharius, seorang gerejawan dari Alexandria Mesir yang selanjutnya diterima oleh Konsili Nicea tahun 325, artinya lebih dari tiga abad sesudah Yesus tiada.

Tidak diragukan lagi orang-orang Paganis Roma sangat mempengaruhi pembentukan doktrin ini :

Tiga yang Esa; Sabat digeser menjadi Minggu; 25 Desember yang merupakan hari kelahiran Anak Tuhan mereka, yaitu Mithra lalu diperkenalkan sebagai hari kelahiran Yesus dan layak untuk dirayakan dengan sebutan Natalan (meski Bible sendiri jelas melarangnya pada Yermia 10:2-5).

Anonim mengatakan...

Tuhan Bapa punya kristen kejam juga ya, masa anaknya yg cuma satu dikorbankan..iki agama opo??? Tuhan kok punya anak??? Apalagi tuhan bapa ada di sorga? Tuhan kok di surga? Emang surga lebih besar dr tuhan? Apa takut kedinginan kali ya? Hahahaha...capedeeeh...

Anonim mengatakan...

Krn anaknya tuhan kristen sdh berkorban, maka manusia ƍäªk perlu repot2 berbuat baik, nyantai aja toh sdh ditebus... Ajaran apalagi ini???? Lagian tuhan kok repot amat ya punya anak segala?? Emang dia selingkuh sama siapa? Saran saya buat rekan2 kristen kl mau "smart" jgn cari kelemahan islam dr orang2 yg anti islam (ga fair dong), coba buka al Quran, di sana jelas siapa yesus....cakepdah pokoknya..

Anonim mengatakan...

Tuh kan yesus seorang nabi, bukan anak tuhan kan???

Anonim mengatakan...

Pendapat ini kelihatan sekali ngawur alias tdk berdasar blazz alias islamphobia banget, kasihan gw ama lu jadinya, nyantai aja kali bro...belajar dulu deh, kl udah cerdas baru beri komen yg jujur,okey?! ...hehe...

Anonim mengatakan...

Wah komen ini tdk berdasar blass alias ngawur dan kelihatan sekali islamphobianya, smg ini bukan cerminan kualitas inteligensianya ya? Nyantai aja kali bro...belajar dulu yg lengkap, jgn dr omongan orang2 yg anti islam aja, jadinya komen lu tdk "smart"...saran aku, coba deh belajar pakai prinsip fairness utk menilai sesuatu biar ƍäªk keliahatan bodonya...

Anonim mengatakan...

Maksud lu? Spt anak TK aja...

Anonim mengatakan...

Kl misalnya semua manusia masuk surga dan yg lainnya masuk neraka, terus tuhan ngapain coy? Apa tuhan istirahat krn slm ini capek nebus dosa lu??? Jgn cetek gitu dong mikirnya...wkwkk...

Anonim mengatakan...

Kl cuman segitu aja jalan selamat kristen, apa dong bedanya dg muslim yg tiap berdoa dia sholawat dulu ke nabi muhammad? Yg penting utk lu pahami, knp lu kristen msh ngotot ikuti kitab yg sdh byk dimodifiKasi oleh tangan manusia?? Isinya saling kontradiksi dan byk ayat2 pornonya. Atau lu ƍa tau ya krn yg lu baca sll ayat yg dikotbahkan pendeta aja, sedang ayat2 pornonya spt sengaja disembunyikan..hihi..kasihan deh lu...

Anonim mengatakan...

Nah lu...emang ajaran kristen cetek banget ya. Makanya fakta bahwa 85 % kristen di negara2 barat banyak yang mjd ateis, dan gerejanya ditinggalkan atau malah byk yg dijadikan masjid. Semua itu karena ajaran kristen aneh bin ngacau yg tdk bs diterima akal manusia..

yuvenalis gening mengatakan...

KALIAN RIBUT DENGAN AGAMA DAN MENGATASNAMAKAN TUHAN. TIDAK ADAKAH PEKERJAAN LAIN YANG MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN DAN KESELAMATAN BAGI SESAMA? NAH DENGAN DEMIKIAN APAPUN AGAMA ANDA, TUHAN PASTI GEMBIRA DAN ANDA-ANDA AKAN MENERIMA MAHKOTA KEMULIAAN BERSAMA-NYA DIDALAM KERAJAAN SORGA KELAK KETIKA ANDA DIPANGGIL OLEH TUHAN... SO, GK USAH MENGHAKIMI SESAMA. HAL ITU BAGIANNYA TUHAN.

danger mengatakan...

Saya ingin bertanya dengn sdr umt kristen,
Kenapa tuhan (yesus) tidak mengtahi kapan hari kiamat itu terjadi sedangkan yang membuat dunia seisinya dia sendiri ? Dan tidak ada dalam kitab injil yang menjelaskan kapan hri kiamat itu terjadi.
Masalah solawat umat kristen salah menafsirkan arti dari solawat itu sendiri,
Allah memberi solawat kepada nabi muhammad itu arti nya dia cinta,
malaikat memberikan solawat kepada nabi muhammad itu arti nya dia menghormati,
manusia memberikan solawat kepada nabi muhammad itu artinya meminta safaat diyaumul akhir nanti.
Maka nya jangan asal baca doang ,tapi di pahami karna satu kalimat dalam al-quran memiliki banyak arti.

Hendiko M.P mengatakan...

nampaknya identitas "anonim" ini tidak percaya akan adanya Tuhan,saya sarankan kita Umat Kristen ataupun Islam berhati terhadap pola pikir seperti ini..
Gbu

Hendiko M.P mengatakan...

bingung melihat orang yang berkata "ada keselamatan dalam islam", padahal kalau ditelusuri ada beberapa hal yang dipertanyakan 1. dari sejarah Yahudi dan Kristen abraham,daud,musa dan para nabi adalah orang Yahudi dan bukan seorang Muslim dan telah diselamatkan oleh Allah Yahwe karena Imannya(bisa dilihat dari kitab Taurat,Zabur dan injil) 2. Islam muncul beribu-ribu tahun sesudah Yahudi dan Kristen dan yang menyebarkan Islam adalah Nabi Muhammad,jadi bagaimana mungkin Islam membawa keselamatan sedangkan para nabi yang diselamatkan percaya kepada Allah yang disebut Yahwe 3.Islam tidak dapat membuktikan kalau Injil sekarang adalah palsu dan memperlihatkan injil yang asli seperti apa 4.apakah Muhammad selama hidupnya pernah melakukan mukjizat seperti yang dilakukan Yesus 5.Apakah Muhammad pernah bersaksi "Akulah Jalan kebenaran dan hidup tidak ada orang akan sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Aku"seperti yang diajarkan oleh Kristus.
Mohon bagi teman-teman yang bisa menjawab dipersilakan penjelasannya,Gbu

Dwi Rachmat Firmansyah mengatakan...

bismilla hirrohman nirrohim
mari berdiskusi
1. Yahudi atau Muslim adalah suatu keyakinan, Dikatakan sebagai Yahudi karena pada masa itu belum turun Islam, dikatakan seorang Muslim karena pada saat ini telah diturunkan islam. Namun jika maksud anda Nabi Muhammad tidak memiliki garis keturunan Nabi seperti Ibrahim, Daud, Musa dan para nabi lainnya tentu anda salah. Dalam Nasabnya (garis keturunan) Nabi Muhammad melalui jalur ayah, anda akan menemukan Nabi Ismail bin Ibrahim AS adalah kakek moyang Nabi Muhammad SAW.
2. Islam muncul kurang lebih 600 tahun setelah Nasrani (tidak sampai 1000 tahun), Kemunculan Islam mengabarkan kepada semua Umat tentang kabar germbira. Pengampunan dosa kepada mereka yang beriman yang pada masa itu telah banyak beredar kitab2 palsu dan menutupi berita tentang kehadirannya.
3. Islam tidak perlu membuktikan Injil itu palsu atau tidak karena manusia sendiri yang membuktikannya dengan merevisi Injil itu sendiri sehingga memperkecil pengartian yang luas dalam injil menjadi sangat sempit. dan tahukah anda bahwa injil berusia lebih dari 1500 tahun telah di temukan oleh pemerintah Turki? yang mengabarkan dalam isinya "Isa memberitahu penggantinya, beliau berkata "Moehammad adalah Nama yang Mulia"
4. Pernah. Nabi Muhammad pernah mengucurkan air dari sela jari-jarinya (Nabi Musa), Tongkatnya Mengeluarkan suara (Nabi Sulaiman), membuat makanan yang sedikit menjadi banyak, dan masih banyak lagi yang anda perlu ketahui. Namun jika saya bertanya "Apakah ada yang dapat melakukan Seperti Nabi Muhammad?"
- Diikuti awan yang meneduhkan dirinya kemana pun ia pergi.
- mengetahui kejadian yang akan datang melalui Malaikat Jibril.
contoh :
- kekalahan dan kemenangan kaum muslimin dalam peperangan.
- Kematian Cucunya Hasim bin Ali dipadang karbala
- Kemunculan Isa Almasih dan Dajjal hingga bentuk rupa dajjal.
- dan nabi muhammad pernah bersabda "sesungguhnya kiamat datang pada hari jum'at"
5. Namun dengan kelebihan itu Nabi Muhammad TIDAK PERNAH MENGAKU DIRINYA TUHAN.

Sebaik-baiknya agama adalah agama yang diyakini secara khusyuk dan Islam adalah agama yang benar yang diturunkan kepada orang-orang yang berakal.

wasalam

raditz_h3r3 mengatakan...

1. Masalah muslim dalam islam artinya adalah berserah diri. Muslim tidak hanya melekat pada islam berdasarkan penjelasan diatas. Kenapa Nabi Ibrahim AS, Musa AS dan nabi-nabi lainnya disebut muslim, karena mereka berserah diri pada apa yang diwahyukan kepada mereka tanpa berfikir panjang. Nabi Ibrahim AS diminta untuk mengorbankan anak yang dinanti nantinya berpuluh2tahun, dan Ismail AS anaknya yang juga diangkat sebagai Nabi pun Berserah diri atas keputusan tersebut. Nabi Musa AS pun demikian saat diminta menuju lautan dan ternyata diminta untuk membelah lautan dengan tongkatnya. Itulah arti dari Muslim, yaitu berserah diri.

Megie Tarro mengatakan...

Allah itu Maha Kuasa..
Dia bisa melakukan apa saja di luar pikiran manusia.
Ingat! kita ini ciptaan, bukan Pencipta, jadi jangan pernah mencoba untuk melogikakan apa yang di lakukanNYA.
Yesus datang kedunia untuk menggenapi hukum taurat, karena tidak ada satupun manusia yang sanggup melakukan semua hukum itu dgn sempurna , karena itu syarat mutlak dari TUHAN! Itu sebabnya ALLAH merendahkan diriNYA datang dalam rupa manusia untuk menebus dosa manusia agar kita berkenan kepadaNYA. Jadi hanya karena ANUGERAH kita layak di hadapan Sang Pencipta.

Fadlika Firdaus mengatakan...

Allah subhanahu wa ta'ala yang dimaksud oleh orang Islam itu bukan Allah yang dimaksud oleh orang Kristen atau Katolik.
Kata ”Allah” itu bukan serumpun dari bahasa semitik kuno (Ibrani, Aramaic dan Arab) sehingga kata ”Allah” itu cognate dengan El, Eloah, maupun Elohim, karena kata ”Allah” itu bukan bahasa melainkan nama diri dari sesembahan, dan kata ”Allah” sudah dikenal jauh sebelum agama Islam ada, yaitu sebagai salah satu ”nama diri” sesembahan paganisme, kemudian Islam datang dengan mengubah konsep kata ”Allah” sebagai sang khalik/ pencipta. (Passing Over, PT Gramedia Pustaka Utama, 1998, hal 85).
Jika umat beragama hidup dalam jalurnya masing-masing, maka antara agama satu dengan yang lain, tidak akan terjadi benturan yang menimbulkan konflik horizontal seperti yang selama ini terjadi antara Kristen Katolik dengan Islam. Dalam agama Kristen dan Katholik, sebenarnya tidak pernah ada kata ”Allah”, apa yang selama ini dipergunakan untuk menerjemahkan kata ”Allah” berasal dari bahasa Ibrani ”Elohim” sedangkan untuk kata ”ALLAH” (dalam huruf kapital semua) berasal dari nama diri sesembahannya para nabi yang tertulis dalam Alkitab, yaitu ”Yahweh” dari huruf Ibrani ”Yod He Waw He” yang jika ditransliterasi ke huruf latin akan tertulis YHWH.
Jadi agar tidak terjadi benturan antara Agama Kristen dan Katholik terhadap Islam, memang seyogyanya Kristen dan Katholik tidak menggunakan lagi kata ”Allah” untuk menerjemahkan kata ”Elohim”, melainkan menggunakan kata ”Tuhan”, dan tidak menggunakan kata ”ALLAH” untuk menerjemahkan kata ”Yahweh”, melainkan tetap ditulis ”Yahweh” atau ditulis huruf transliterasinya yaitu YHWH.
Di Indonesia kata ”Allah”, itu bukan sinonim dari kata ”Tuhan”, sebab pemahaman kata ”Allah” sendiri antara Kristen dan Katholik dengan Islam berbeda. Jika diklarifikasi berdasarkan pemakaian kata ”Allah” pada umat Kristen dan Katholik, akan berprinsip bahwa Allah itu ”Roh”, sedangkan Islam berprinsip ”Allah” itu zat, kalau kata ”Allah” itu merupakan ”bahasa” seharusnya antara umat Kristen dan Katholik dengan Islam serta dengan umat agama lain seperti Hindu dan Budha, akan punya pemahaman yang sama. Jadi penggunaan kata ”Allah” oleh umat Kristen dan Katolik selama ini, merupakan kesalahan terjemahan. Contohnya: Kata ”kursi” yang mengadopsi dari bahasa Arab Al-kursi baik umat Kristen, Katholik, Islam, Hindu dan Budha, dapat memiliki persepsi yang sama dari arti kata tersebut yaitu tempat untuk duduk., sedangkan kata Allah, umat Hindu dan Budha tidak pernah memakainya sebagai sinonim dari kata Tuhan sebab kata ”Allah” itu nama diri yang tidak boleh dan tidak bisa diterjemahkan.

Poskan Komentar

Komen2nya yg damai2 aja ya Sist & Bro! Thanks.